WALI KOTA PALEMBANG IMBAU ASN DAN MASYARAKAT TUNAIKAN ZAKAT LEWAT BAZNAS UNTUK PEMBERDAYAAN UMAT
04/03/2026 | Penulis: Humas
BAZNAS
Palembang, 4 Maret 2026 — Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bersama Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah menghadiri kegiatan Bukti Setor Pembayaran Zakat Mal yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kota Palembang dalam rangka program Gerakan Ramadan Berkah Menguatkan Indonesia. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Palembang terhadap optimalisasi pengelolaan zakat sebagai instrumen pembangunan sosial.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis yang melampaui dimensi ibadah personal. Menurutnya, zakat merupakan instrumen sosial-ekonomi yang efektif dalam menekan ketimpangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi memiliki daya ungkit besar dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat. Jika dikelola secara tepat, zakat mampu menjadi solusi konkret pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah daerah, ASN, maupun masyarakat umum, agar target penghimpunan zakat dapat tercapai dan disalurkan secara tepat sasaran kepada kelompok mustahik, khususnya masyarakat marginal dan akar rumput.
Ratu Dewa menjelaskan bahwa program-program yang dijalankan bersama Baznas tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi juga difokuskan pada pendekatan pemberdayaan. Melalui skema ini, penerima manfaat didorong untuk meningkatkan kapasitas ekonomi sehingga di masa mendatang dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.
Pemerintah Kota Palembang, lanjutnya, menjamin bahwa pengelolaan zakat dilakukan secara amanah, profesional, dan transparan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menyalurkan zakat mal, infak, dan sedekah melalui Baznas sebagai lembaga resmi negara dengan sistem akuntabilitas yang jelas.
Optimalisasi Peran ASN
Salah satu langkah konkret yang terus diperkuat adalah optimalisasi zakat profesi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski surat edaran telah diterbitkan, Wali Kota mengakui masih terdapat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang partisipasinya perlu ditingkatkan.
Sebagai gambaran potensi, ia mencontohkan Dinas Pendidikan yang memiliki sekitar 14.000 guru. Apabila seluruh ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) konsisten menunaikan zakat profesi melalui Baznas, maka akumulasi dana yang terhimpun akan sangat signifikan dan berdampak luas bagi program pemberdayaan umat.
Secara regulatif, nisab zakat profesi setara dengan 85 gram emas per tahun. ASN dengan penghasilan di atas Rp6 juta per bulan, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dikenakan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Sementara bagi yang belum mencapai nisab, dianjurkan untuk tetap berinfak atau bersedekah sesuai kemampuan.
Target Ramadan 2026
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, menyampaikan optimisme terhadap capaian penghimpunan zakat tahun ini. Selama Ramadan 2026, pihaknya menargetkan zakat mal sebesar Rp2 miliar dalam satu bulan.
Target tersebut dinilai realistis mengingat tren pertumbuhan yang positif pada tahun sebelumnya. Pada 2025, Baznas Palembang berhasil melampaui target Rp10 miliar dengan realisasi lebih dari Rp11 miliar. Tahun 2026, target tahunan ditingkatkan menjadi Rp14 miliar sebagai bagian dari percepatan kontribusi zakat dalam pembangunan sosial daerah.
“Baru hari ini saja sudah masuk lebih dari Rp300 juta. Kami optimistis dalam satu minggu target Ramadan dapat tercapai,” ujar Ridwan.
Dampak bagi Masyarakat
Sejak program berjalan, Baznas Palembang telah mencatat hampir 50.000 penerima manfaat dari berbagai program, mulai dari bantuan kebutuhan dasar, biaya pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan usaha mikro. Pada tahun 2026 saja, sekitar 1.000 orang telah menerima manfaat melalui program bantuan sosial yang disalurkan setiap hari.
Meski capaian terus meningkat, Ridwan mengakui masih terdapat tantangan dalam meningkatkan kesadaran zakat, khususnya di sektor pendidikan dan kalangan guru.
“Kami akan terus memperkuat sosialisasi dan edukasi agar zakat dipahami sebagai kewajiban syar’i sekaligus solusi sosial yang berdampak luas,” tuturnya.
Melalui Gerakan Ramadan Berkah, sinergi antara pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat diharapkan semakin solid. Dengan partisipasi yang terus meningkat, zakat tidak hanya menjadi angka dalam laporan keuangan, tetapi menjadi fondasi pembangunan inklusif yang menghadirkan kesejahteraan dan keberkahan bagi masyarakat Kota Palembang.
Berita Lainnya
INGIN MEMBENTUK UPZ ?, INI SYARAT DAN PROSEDUR RESMI DARI BAZNAS
BAZNAS KOTA PALEMBANG SALURKAN BANTUAN KEPADA FAKIR MISKIN DAN JOMPO DI KELURAHAN BUKIT LAMA, KECAMATAN ILIR BARAT I
BAZNAS KOTA PALEMBANG UMUMKAN BESARAN ZAKAT FITRAH RAMADAN 1447 H
KETUA BAZNAS PALEMBANG: RAMADHAN MOMENTUM PERBANYAK AMAL DAN KEPEDULIAN
TARGET TEMBUS RP 2 MILIAR, WALIKOTA PALEMBANG AJAK ASN DAN MASYARAKAT OPTIMALKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS
BAZNAS KOTA PALEMBANG TETAPKAN FIDYAH RAMADHAN 1447 H SEBESAR RP30.000 PER HARI

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
