WhatsApp Icon

BAZNAS KOTA PALEMBANG PASTIKAN TIDAK ADA ANAK PUTUS SEKOLAH MELALUI PROGRAM PALEMBANG CERDAS

24/06/2026  |  Penulis: Humas

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS KOTA PALEMBANG PASTIKAN TIDAK ADA ANAK PUTUS SEKOLAH MELALUI PROGRAM PALEMBANG CERDAS

BAZNAS

Palembang, 24 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui Program Palembang Cerdas, sebuah program yang dirancang untuk membantu siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

 

Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs. M. Ridwan Nawawi, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa bantuan pendidikan yang disalurkan BAZNAS tidak hanya berupa perlengkapan sekolah, tetapi juga difokuskan pada penyelesaian berbagai persoalan yang menyebabkan peserta didik terancam putus sekolah.

 

Menurutnya, selama ini BAZNAS Kota Palembang menerima berbagai permohonan bantuan dari masyarakat, mulai dari pembelian seragam sekolah, sepatu, tas, alat tulis, hingga pelunasan tunggakan biaya pendidikan dan pengambilan ijazah yang tertahan akibat kendala ekonomi.

 

"Kami sering menerima laporan dari orang tua maupun wali siswa yang mengalami kesulitan biaya pendidikan. Ada yang belum mampu membeli perlengkapan sekolah, ada yang ijazahnya masih tertahan karena tunggakan administrasi, bahkan ada mahasiswa yang kesulitan membayar biaya kuliah. Persoalan seperti inilah yang kami bantu melalui Program Palembang Cerdas," ujar Ridwan Nawawi.

 

Ia menjelaskan bahwa Program Palembang Cerdas merupakan bentuk dukungan nyata BAZNAS terhadap upaya Pemerintah Kota Palembang dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama untuk mengenyam pendidikan.

 

Selama ini, BAZNAS Kota Palembang juga aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Palembang dalam menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa-siswi yang membutuhkan. Berbagai bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang kemudian disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

 

Ridwan menegaskan bahwa bantuan pendidikan yang diberikan BAZNAS bukanlah beasiswa penuh dari awal hingga akhir masa pendidikan. Sebaliknya, bantuan tersebut bersifat problem solving, yakni membantu menyelesaikan persoalan mendesak yang dialami siswa maupun mahasiswa agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan.

 

"Kami hadir ketika ada peserta didik yang mengalami kendala ekonomi secara tiba-tiba sehingga terancam tidak dapat melanjutkan sekolah atau kuliah. Tujuan kami adalah membantu menyelesaikan permasalahan tersebut agar mereka tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan yang layak," jelasnya.

 

Selain membantu siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, BAZNAS Kota Palembang juga memberikan bantuan kepada mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau biaya semester. Namun seluruh bantuan diberikan berdasarkan hasil survei dan verifikasi agar benar-benar tepat sasaran.

 

Ridwan menambahkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Palembang menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu program prioritas dalam penyaluran dana zakat.

 

"Kami tidak ingin ada anak di Kota Palembang yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena persoalan biaya. Pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kami akan terus hadir membantu mereka yang benar-benar membutuhkan," katanya.

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap permohonan bantuan harus melalui proses administrasi dan verifikasi lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa calon penerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

 

Setiap pemohon diwajibkan melengkapi dokumen pendukung, seperti surat keterangan tidak mampu, identitas diri, serta persyaratan administrasi lainnya. Setelah berkas diterima, tim BAZNAS akan melakukan survei lapangan sebelum menetapkan kelayakan penerima bantuan.

 

Menurut Ridwan, proses verifikasi hingga pencairan bantuan umumnya memerlukan waktu maksimal sekitar dua bulan, tergantung pada kelengkapan dokumen dan hasil survei lapangan.

 

Di akhir keterangannya, Ridwan mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan biaya pendidikan agar tidak ragu mengajukan permohonan bantuan ke Kantor BAZNAS Kota Palembang yang beralamat di Jalan Kapten A. Rivai, Kota Palembang.

 

"Silakan datang ke kantor BAZNAS dan sampaikan permasalahan yang dihadapi. Pintu kami selalu terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan. Jika ada kendala dalam melengkapi administrasi, kami juga siap berkoordinasi dengan ketua RT maupun pihak terkait agar proses pengajuan dapat berjalan dengan baik. Yang terpenting, jangan sampai persoalan ekonomi menghalangi anak-anak kita untuk terus menempuh pendidikan," tutup Ridwan Nawawi.

 

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Palembang.

Lihat Daftar Rekening →